Selasa, 12 April 2016

KH. MALIK SANUSI AJAK WARGA SUMBERSALAK PERKOKOH SILATURRAHMI

Sumbersalak, Ratusan Masyarakat Dusun Karang Anyar Desa Sumbersalak merayakan peringatan Isra Miroj dengan mengadakan pengajian di halaman Mushollah Nurul Huda, Jum’at Malam  (08/04/2017). Acara di mulai pukul 19.00 wib dengan pembukaan tembangan Sholawat Nabi oleh Jam’iyah Hadroh Nurul Ali.kemudian disusul oleh pembacaan ayat suci Al Quran.
Menurut ketua panitia acara, Amsar Amien  mengatakan pihaknya bersama Masyarakat  senantiasa merealisikan nilai- nilai ibadah serta memperkokoh ukhuwah islamiyah, dan Mengharap masyarakat meningkatkan jiwa islamiyah dengan aktif di Mesjid,Mushola dan Jamiahan serta menjalin persatuan dan kesatuan warga.
“Dengan semangat isra miqraj kita banyak bersyukur kepada Allah Swt serta memperkokoh ukhuwah islamiyah,” jelas Amsar yang sekaligus mewakili tokoh Masyarakat
Dan kemudian acara tersebut di lanjutkan dengan Ceramah Agama Oleh KH. MaliK Sanusi. Ulama Asal Bondowoso ini mengajak untuk meralisasikan nilai- nilai ibadah,memperkokoh ukhuwah islamiyah,menanamkan kebersamaan.berpikir positif,mewujudkan kerja nyata.bekerja keras,cerdas dan iklas.menuju masyarakat dan kepimpinan yang berbudi pekerti luhur,arif dan bijaksana.
Ulama’ yang pernuh dengan humoris ini dalam Pidatonya juga menyinggung tentang peran Ibu dalam kehidupan Rumah Tangga

“Peran ibu sangat besar dalam mewujudkan kebahagiaan dan keutuhan keluarga. Sebagai ibu tugas perempuan yang utama ialah mendidik generasi-generasi baru. Mereka memang disiapkan oleh Allah untuk tugas itu, baik secara fisik maupun mental. Allah melatihnya sejak ia mengadung seperti rasa sakit, lemah, mual-mual, pusing atau berbagai keinginan aneh. Kemudian harus membawa janinnya kemana saja ia pergi.” Pesan Kyai yang di juluki dengan tujuh Aroma Parfum tersebut (One’s Tires)

Selasa, 05 April 2016

Janger Khas Sumbersalak, Rutin Latihan Walau Sudah Jarang Tampil

Era globalisasi yang begitu pesat mendesir telah membawa dampak yang cukup signifikan terhadap keberadaan khazanah budaya lokal. Bahkan mampu mengikis sedikit demi sedikit beberapa kesenian Tradisonal. Terbukti, sudah jarang di masyarakat mendengar kesenian Janger tampil seperti biasanya. Seolah kesenian Janger kehilangan gaungnya. Padahal kesenian Tradisional ini cukup terkenal dan menjadi bintang pada masanya.
“Tetapi malam ini, Janger Sumbersalak masih hidup dan bertahan dengan gempuran arus globalisasi. Saya mengapresiasi, Janger masih jadi hiburan rakyat, meski hanya sekedar latihan saja dan jarang Tampil” Ucap Joko Subagio, salah satu anggota Janger khas Sumbersalak
Kata Joko, Janger merupakan salah satu kesenian Tradisional Khas Sumbersalak yang dimainkan oleh laki-laki. Kesenian yang merupakan sebuah drama tradisional ini dimainkan dalam sebuah grup dengan mengambil cerita tentang kehidupan rakyat sehari-hari seperti nilai-nilai kemanusiaan, perjuangan dan lain-lain.
“Sembari diringi dengan alunan musik gamelan, dialog Janger biasanya dibumbui dengan aspek komedi sehingga membuat para penonton tertawa. Dengan menggunakan bahasa khas Madura, Janger menjadi hiburan favorit karena ceritanya yang merakyat dan mudah di terima disemua kalangan. Maka saya harap Janger jangan sampai mati,” lanjutnya.
Ia terus menceritakan tentang historis Janger. Katanya, diawali dengan Tari Remo, pementasan Janger juga biasanya diselingi dengan pementasan seorang tokoh yang memerankan seorang jagoan.Sementara itu, Mali koordinator perlengkapan Janger Sumbersalak, Menambahkan bahwa janger di sumbersalak masih tetap eksis meski hanya sekedar latihan disetiap malam Minggu
“Kita masih tetap latihan meskipun jarang sekali kita tampil di depan umum atau ada yang nanggap, kita mengadakan latihan setiap malam minggu di pasar desa Sumbersalak, ternyata banyak masyarakat yang antusias ketika latihan hingga larut malam, karena saya menginginkan Janger ini masih eksis, jelasnya.
Maka dari itu, kata Mali, dirinya berharap agar Janger terus dijunjung dan menjiwa dalam hati sanubari masyarakat. “Kita tahu Janger menjadi ikon penting bagi masyarakat Madura, termasuk Jawa Timur. Meski terkikis oleh arus globalisasi dan moder-nisasi, Janger tetap berada di hati masyarakat,” lanjutnya. “Dan yang lebih penting lagi, peran pemerintah untuk membangkitkan kembali kesenian tradisonal khususnya janger, tanpa dukungan pemerintah kesenian tradisional akan mati bahkan akan lenyap di pangkuan bumi pertiwi. Tutup Mali
*Catata hasil liputan Penulis Crew Tires (Team Redaksi Sumbersalak) Sabtu malam 02/04/2016 hingga larut malam dipasar Desa Sumbersalak masih digelar latihan Janger meski hanya Latihan musik gending saja dan belum ada lakon.

HINDARI CALO, BURUH MIGRAN TERLINDUNGI



Sumbersalak – Pasca ditetapkannya Sebagai Desa Peduli Buruh migran oleh menteri Tenaga Kerja RI M. Hanif Dhakiri 24 Nopember 2015 lalu. Pemerintah Desa Sumbersalak kini makin giat mensosialisasikan kepada warganya yang akan bekerja keluar negeri  agar  melaporkan kepada pemerintah desa, baik itu mulai kedatanganya, penempatan kerja, hingga kepulangan dari negara tujuan. Dengan maksud agar setiap warga yang bekerja  luar negeri terpantau dengan jelas, salah satunya adalah menempelkan stiker di beberapa tempat strategis, seperti di rumah RT/RW, tempat ibadah dan di warung warung di desa sumbersalak.


Kepala Desa Sumbersalak Abdul Haki menjelaskan, dengan adanya penempelan stiker di beberapa tempat strategis, maka akan mempersempit ruang gerak tekong tekong/ Calo yang tidak betanggung jawab dan hanya memetingkan kepentingan Pribadi. Selain menempelkan beberapa Stiker pemerintah desa juga medirikan PPIT (Pusat Pelayanan Informasi Terpadu)  dan seperangkat komputer yang terhubung dengan Internet dengan tujuan agar mempermudah komunikasi dengan keluarganya yang ada di tanah air

“ Kita tidak berhak melarang warga Sumbersalak  yang akan bekerja keluar negeri,  tapi minimal harus melapor kepada pemerintah desa  hal tersebut semata mata hanya hanya melindungi dan  terdata di desa  ". kata Hakki disela sela rapat penyampaian Pendapat dengan Komisi 9 di gedung DPR RI tanggal 17/02/16 lalu
“ Bahkan saya sendiri sering menemukan beberapa kasus di desa Sumbersalak seperti pembuatan paspor yang tidak sesuai dengan alamatnya bahkan namanya berbeda dengan KTP bahkan ada yang menipulasi umur, entah ini permainan migrasi atau oknum oknum tertentu saya tidak tau, dan ini harus diberantas ” Lanjut Mantan TKI ini


Kedepan, dia berharap kepada pemeritah Indonesia  agar Buruh Migran Indonesia  benar benar disebut sebagai pahlawan devisa  bukan pahlwan keberuntungan bagi oknum tertentu. Iwan

Sabtu, 02 April 2016

TIRES AKAN DIBEKALI KTA



Sumbersalak,01/04/2016. Untuk yang kelima kalinya Team Redaksi Sumbersalak (Tires). Melaksanakan pertemuan rutin di Pendopo Balai Desa Sumbersalak, setelah pada pertemuan sebelumnya mereka diajari cara menulis berita secara Online di website desa sumbersalak yang beralamat www.sumbersalak.desa.id . Dalam pertemuan yang dilaksanakan setiap jum’at ini Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Sumbersalak Haki, dalam sambutannya beliau menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak pihak terkait terutama kepada Komunitas Tanoker Ledokombo yang telah bersusah payah bekerjasama dengan pemerintah Desa Sumbersalak.  Kedepan dia berinisiatif untuk memasang perangkat Wifi yang terhubung dengan satelit, dengan tujuan agar wifi tersebut bisa di nikmati oleh masyarakat sumbersalak terutama di beberapa lembaga pendidikan dan tempat tempat pariwisata di Sumbersalak, dengan tujuan mempermudah masyarakat menyerap berbagai informasi di Indonesia.

Selanjutnya Team redaksi Sumbersalak membentuk kepengurusan Redaksi . Adapun Kepengurusan Redaksi Sumbersalak  yang disepakati sebagai berikut:

Pelindung                                : Kepala Desa Sumbersalak
Pimpinan Umum                     : Iwan Joyo Suprapto, S.Sos.I
Pimpinan Redaksi                   : Siti Badriyah, S.Pd.I
Sekretaris Redaksi                  : Siti Masruroh, S.Pd
Dewan Redaksi                       : Iwan Joyo Suptapto
                                                  Siti Badriya, S.Pd.I
                                                  Siti Masruroh.S.Pd
Redaktur                                 : Dewi Eka Lestari
                                                 Achmad Luthfi
Fotografer                               : Manistya Ayu
                                                  Fathollah
Desain Grafis                          : Ahmad Bushiri
                                                   Febri
Portal                                      : Mursidi, S.Pd.SD
                                                  Abdullah       
Kontributor                             :Jurnalisme warga/Partisipan

Pada kesempatan tersebut, Tires  juga berdiskusi mengenai rencana kegiatan kedepan, seperti misalnya akan melakasanakan anjangsana di setiap Jumat di rumah masing masing team, selain bersilaturrahmi team redaksi ini juga akan membahas beberapa program kerja kedepan untuk perkembangan Sistem informasi yang dimiliki oleh desa sumbersalak. Selain anjangsana team ini juga membutuhkan perlengkapan dan identitas yang legal seperti pembuatan  Kartu Tanda Anggota (KTA) dan Surat Keputusan (SK) dari Kepela Desa Sumbersalak, dengan Tujuan agar mempermudah kinerja dari anggota team redaksi tersebut. (Iwan)

Berita Lainnya mengenai Desa Sumbersalak bisa di baca

Selasa, 29 Maret 2016

LEN JHELENAN YUK.... NANG LEDOKOMBO

LEN JHELENAN YUK


  
Ke Jember....!! .....    Jangan hanya  ngunjungi pamandangan lautnya aja  dan jangan hanya nongkrong dipusat perkotaan aja. Nah, bagi kalian klo udah nyampek di kota suwar suwir ini  belum lengkap rasanya jika masih belum mengunjungi  Ledokombo... kecamatan yang berjarak 30 km ketimur dari pusat kota jember  ini menyuguhkan  atraksi alam yang sangat menarik.  Penasaran ...!!! Intip yuk,,, !    ada apa aja di Ledokombo... !




1.           TANOKER
Tanoker  tempat dimana pertemuan berbagai golongan dan berbagai latar belakang  (Golongan, ras, ethnis bangsa dab kelompok budaya ) dikelola untuk saling menguatkan demi menciptakan perdamaian keadilan dan kesejahteraan, khususnya untuk anak anak, generasi penerus bangsa, harapan dunia
            Tanoker Merupakan  kampung wisata belajar ledokombo yang telah dikunjungi para pendidik, seniman, akademisi, aktivis dan pemerhati sosial budaya dari berbagai penjuru. Dengan mereka kami terus berupaya mewujudkan kebaikan bersama, untuk tanah air tercinta dan untuk dunia yang lebih baik.
Untuk mengetahui tentang Tanoker silahkan Kunjungi www.tanoker.org  

2.          Pololumpur
Bermain olahraga polo air di kolam renang sudah biasa, tetapi yang satu ini bermain olahraga polo air di sebuah sawah yang digenangi air sehingga dipenuhi lumpur. Sehingga tidak heran, mereka yang bermain olahraga ini pasti akan kotor, karena baju yang digunakan terkena lumpur yang masih basah. Olahraga ini dimainkan di tengah areal persawahan. Ada daya tarik tersendiri bagi wisatawan


3.          AIR TERJUN DAMAR WULAN I
AIR TERJUN DAMAR WULAN I atau juga yang biasa disebut dengan niagara mini, Terletak di Desa Sumbersalak Kecamatan Ledokombo Kab. Jember 30 km ketimur dari Pusat Kota Jember. Air terjun ini  yang memiliki pemandangan indah dan bersih dan airnya sangat jernih karena bersumber dari mata air, air terjun ini memiliki bibir sungai yang sangat luas dan parawisatawan bisa mandi dan berenang disekitaran air terjun yang memiliki kedalaman 2 meter.  Dinamakan Air terjun damar Wulan konon menurut warga sekitar bahwa air terjun tersebut di tempati sebagai petilasan damar wulan dan dipercaya sebagai tempat bermadinya damar wulan.


4.          AIR TERJUN DAMAR WULAN II
AIR TERJUN DAMAR WULAN II para wisatawan hanya memerlukan berjalan sekitar 10 menit mencapai lokasi air terjun tersebut dari lokasi air terjun damarwulan pertama air terjun damarmuwalan ii memiliki ketinggia sekitar 15 meter diapit oleh beberapa tebing dari batu cadas. dan sangat bagus untuk dijadikan spot untuk berfoto selfie.

5.          AIR TERJUN ANJASMORO
Adalah air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 20 meter ini menyuguhkan beberapa atraksi yakni air terjun yang bertingkat dengan menawarkan air terjunn yang jernih yang berasal dari sumber mata air langsung. air terjun  ini bisa menjadi spot foto untuk kamu yang punya hobi fotografi. Dan memiliki kelebihan tersendiri diantaranya adalah air terjun yang memiliki beberapa tingkat, selain itu terdapat banyak sumber mata air disekeliling air terjun. Dan dikelilingi pepohonan yang sangat rindan.
6.          Air Terjun Antrokan
AIR TERJUN ANTROKAN  terletak di Desa Sumberlesung Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember Jawatimur. Lokasinya kurang lebih berjarak sekitar 27 km sebelah Timur kota Jember. Keindahan air terjun Antrokan ini  Sangat  dikenal oleh para wisatawan lokal, Air terjun Antrokan ini yang memiliki ketinggian 20 meter ini bersumber dari mata air yang mengalir dangat derasa melewati batuan. Di sekitar air terjun Antrokan ini biapit oleh beberapa persawahan yang sangat indah dan tersusun dengan rapi. Dan untuk menuju Air terjun ini  Tidak perlu khawatir karena sudah tersedia jalur trekking di dalamnya, meski medan yang akan dilewati tidak begitu sulit

7.          Air terujun sumber Gadung
Air terjun setinggi 20 meter dengan lebar 2  meter terbelah menjadi dua bagian yang letaknya berdampingan atau  pengunjung menyebutnyanya air terjun pengantin karena letaknya airnya berdampingan.   Terletak di Desa Slateng  40 Km dari Pusat Kota Jember ini memberikan daerah yang luas bagi pengunjung untuk menikmati curahan air yang sejuk dan alami, terdapat berepa perkebunan dan persawahan milik warga sekitar  Selain menikmati keindahan air terjun, pengunjung bisa menikmati keindahan Hutan Pinus Milik Perhutani Jember

8.       PETILASAN Damar Wulan
Selain air terjun Ledokombo juga memiliki situs bersejarah yakni sebuah pohon godril/trembesi  yag sangat besar dan dibawahnya terdapat sebuah latar yang mirip dengan kuburan. Menurut cerita masyarakat sekitar bahwa lokasi tersebut dipercaya sebagai tempat kelahiran seorang tokoh ksatria dari kerajaan majapahit yakni damarwulan

9.       TANOCRAFT
Nah ..... Jika kamu sudah puas  len Jhelenan nang Ledokombo , pasti ditanyain oleh olehnya.... ya...kan...!  mampir ditanocraf ledokombo, kamu bisa milih apa aja buat le olle di rumah... Tanocraft adalah hasil kerajinan kelompok ibu-ibu pengrajin Tanoker Ledokombo. Sebagian dari anggota Tanocraft adalah mantan buruh migran yang bekerja di Arab Saudi, Malaysia, dan Singapur. Mereka kini tak lagi merantau dan memutuskan untuk menetap di rumah sambil berkreasi membuat kerajinan. Terdapat 4 kelompok pengrajin di Tanocrat yang terdiri dari 2 kelompok jahit mesin dan 2 kelompok jahit tangan. Edelwais dan Damarwulan adalah kelompok jahit mesin, sedangkan D’ombo craft dan Ceria adalah kelompok jahit tangan.
Lebih lengkap tentang Tanocraft silahkan kunjungi www.craft.tanoker.org

10.    RIVER TUBING
Sebuah tempat wisata yang masih alami  di kawasan Desa Sumbersala Ledokombo yang bernama River  Tubing.  Wisata ini baru berkembang sekitar bebera bulan yang lalu, namun sudah mulai populer bagi penduduk di Jember  atau yang menyukai wisata ekstrim ini. Wisata River Tubing, bermakna berwisata menggunakan ban karet (ban dalam truk), dan menghanyutkan diri mengikuti aliran sungai.  Yakni Seorang wisatawan duduk di ban tersebut dan hanyut di aliran sungai. Pada prinsipnya, peserta tubing harus tenang, fun, dan tidak perlu panik.  Ada pemandu yang mengarahkan, memberi aba-aba, dan membantu setiap peserta tubing.  Setiap peserta akan didampingi seorang pemandu.River Bun Tabing ini di mulai  dario kawasan wisata Air Terjun Damar wula/ Litle Niagara
11.    KAMPOENG JAMOE
DesA Sumbersalak kecamatan Ledokombo  kini membangun wilayahnya sebagai kampung jamu Tradisional. Hal ini dilakukan untuk mendukung potensi wisata di daerah tersebut. Pasalnya, sebagaian besar penduduk di wilayah itu Adalah mantan Buruh Migran Indonesia atau biasa yang disebut Mantan TKI/TKW.  Selain itu  Karena di wilayah setempat tersedianya bahan bahan dasar untuk pemuatan jamu tradisional, yang mendukung sebagai bahan dasar pembuatan jamu tersebut.

Jumat, 25 Maret 2016

SAMPAIKAN IDE MELALUI TULISAN

PELATIHAN JURNALISTIK

SAMPAIKAN IDE MELALUI TULISAN..
Bag. 4

Pada pertemuan sebelumnya Jumat 18/03/2016 Team Redaksi Sumbersalak (TIRES) diajari Menulis berita oleh pemateri dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) yang dimulai dengan berita mengenai  diri sendiri . Pada pertemuan ke empat yang dilaksanakan di  Gedung Pertemuan Lt 2 Tanoker Ledokombo,   Tires di ajari untuk menulis berita yang terhubung langsung  internet dan langsung dihubungkan dengan website desa yang beralamat www.sumbersalak.desa.id ,


Renata Lingga, mengatakan kegiatan ini dilakukan demi mendorong minat baca dan kemampuan menulis bagi peserta Tires. Menurutnya, saat ini, pemuda  hanya mampu menyampaikan pendapatnya secara lisan  dan masih cenderung Pasif dalam menyampaikan pendapatnya secara tulisan

Dengan dilakukannya kegiatan pelatihan praktek ini, kami berharap para peserta terinspirasi untuk membuat membuat berita yang dikemas dalam bentuk tulisan , kata staff Tanoker ini

Pada pelatihan ini, admin website desa ini  menyampaikan materi tata cara memasukkan berita dalam bentuk file untuk dipostkan langsung kedalam website desa .

Renata  menambahkan, mengenai materi penulisan berita, juga turut mengimbau kepada peserta untuk berpikir kritis. Pasalnya, dalam kegiatan menulis harus dilandasi pikiran yang luas, pun sebagai seorang pewarta. Karena pada dasarnya, seorang pewarta yang baik harus profesional, beretika serta berwawasan.

Jadi ada baiknya untuk terus lebih banyak membaca dari sumber manapun. Karena itu akan melatih kita untuk dapat memiliki ide dan pemikiran nantinya, tutupnya.

 (Iwan)

Senin, 21 Maret 2016

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ajari Warga Menulis Berita



 
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Iraa Rachmawati,   menyampaikan materi seputar jurnalistik kepada  Team Redaksi Sumbersalak (TIRES) dalam kegiatan pengelolaan Website www.sumbersalak.desa.id di pendopo Desa Sumbersalak yang berlangsung pada hari Jum’at (18/03/2019).


Kegiatan yang dilaksanakan setiap Hari Jum’at ini  merupakan pertemuan ketiga dalam pelatihan Pengelolaan Website. Dalam pelatihan yang diikuti sebanyak 10 kru pengelola Website Sumbersalak, yang merupakan perwakilan dari 4 Dusun ini,  Tanoker Ledokombo sebagai fasilitaor Manghadirkan Iraa Rachmati dari Team AJI sebagai Pemateri.
Dalam penyampainnya Iraa yang juga Wartawan Online kompas.com ini mengatakan bahwa menulis itu jembatan untuk mencapai kesuksesan. Tidak sedikit orang sukses dan terkenal lantaran keahlian menulis yang dimiliki.
Selain itu, bagi sebagian penulis, menulis juga menjadi salah satu media pencurahan ide dan perasaan. Contoh sederhananya, dari tulisan diari misalnya, seorang individu akan merasa tenang.
Menulis itu sebuah praktik, bukan hanya teori jadi menulislah sekarang,  ujar Ira memotivasi peserta.


Usai mendapatkan materi dari narasumber, kemudian  peserta menjalani praktik praktek menulis yang dimulai dari diri sendiri, kemudian dilanjutkan latihan menulis berita yang ada di sekitar desa  salah satu berita mengeai potensi desa Sumbersalak yakni Air terjun Damar Wulan. (Iwan)

Sabtu, 12 Maret 2016

Pelatihan Pengelolaan Website Desa Sumbersalak





Pemerintah Desa Sumbersalak merupakan salah satu desa di kabupaten Jember yang mempunyai sistem infirmasi dan tekhnologi salah satunya mempunyai website desa yang beralamat www.sumbersalak.desa.id . yang bertujuan untuk  memberikan informasi kepada seluruh warga Sumbersalak Khususnya dan dan seluruh warga Indonesia pada umumnya. Antusiasme yang besar itu ditunjukkan dengan mulai banyaknya berita  dan beberapa potensi wisata yang diunggah ke website dan mulai lengkapnya informasi tentang Desa Sumbersalak.
Namun, kurangnya pengetahuan dari warga sumbersalak tentang pengelolaan website desa  Sumbersalak  menyebabkan website tersebut kurang tertata. Untuk meningkatkan pengetahuan, administrator website  berinisiatif melakukan pelatihan pengelola website Desa Sumbersalak bagi pemuda desa sumbersalak yang mempunyai loyalitas tinggi untuk memajukan desa sumbersalak. Yang di inisiasi oleh komunitas belajar Tanoker Ledokombo
Dalam pelatihan pengelolaan website desa yang dimulai pada tanggal 04 Maret 2016 tersebut, Pemdes Sumbersalak melibatkan beberapa  peserta yang terdiri dari dari masing dusun yang diwakili oleh dua orang peserta dengan jumlah peserta sebanyak  delapan peserta. Dan akan di teruskan setiap hari jum’at dalam setiap pertemuan.
Kegiatan pelatihan diawali dengan diskusi tentang perkenalan dari masing masing dusun dan dilanjutkan dengan tekhnik dasar pembuatan berita. Hadir dalam diskusi tersebut Renata Lingga  yang merupakan satu satunya administrator Website desa, kemudian Mufti achmad selaku Anggota dari divisi Sosial Dan Politik dari Komunitas Tanoker Ledokombo
Diskusi tersebut sengaja dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan Sistem Informasi Desa (SID) sebagai bentuk implementasi UU Desa. Diskusi ini juga dimaksudkan untuk memperkuat pemahaman Pemdes yang hadir dalam mengelola pembangunan desanya. (Iwan)


KOMUNITAS TANOKER FASILITASI PELATIHAN SISTEM INFORMASI DI DESA SUMBERSALAK



Iwanjoyo.blogspot.com - Penguasaan informasi dan teknologi menjadi sesuatu yang mutlak dikuasai secara maksimal. Dan sangat membantu  banyak bagi petugas di pemerintahan desa/kelurahan yang menjadi ujung tombak, mulai dari hal-hal bersifat administrasi data, informasi, surat menyurat, hingga pelayanan publik.


Bertempat di Pendopo Balai Desa Sumbersalak Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember, puluhan staf perangkat Desa, BPD serta masyarakat dari berbagai elemen mengikuti Pelatihan Pengenalan Teknologi Informasi. Pelatihan tersebut dibuka oleh Kepala Desa Sumbersalak Abdul Haki  dan Direktur Komunitas Belajar Tanoker Ledokombo Dr. Ir. Suporahardjo, M.Si  dalam pembukaan acara yang digelar pada Hari Sabtu, 12 Maret 2016 tersebut, serta  Bapak Hermanto Rohman, S. Sos. MPA  dosen Fisip Unej sebagai pemateri dalam acara pelatihan tersebut Dalam kesempatan itu Kepala Desa Sumbersalak Abdul Haki menyampaikan, bahwa sosialisasi perkembangan Komunikasi dan Informasi merupakan suatu hal yang harus diberikan kepada masyarakat secara berkesinambungan, agar masyarakat tahu akan segala manfaat yang bisa didapatkan didalamnya, dan  dapat digunakan sebagai sumber inspirasi dan informasi menyangkut dunia usaha yang digelutinya, dan sudah barang tentu juga agar masyarakat dapat mengikuti perkembangan jaman yang telah sedemikian pesat. “ apalagi di Indonesia, Teknologi informasi dan komunikasi merupakan salah satu dari enam bidang fokus utama pengembangan Iptek, selain bidang ketahanan pangan, Sumber energi terbarukan, teknologi dan manajemen transportasi, teknologi pertahanan, dan teknologi kesehatan obat obatan. “ pungkasnya.


Sementara itu, menurut Direktur Tanoker Dr.Ir Suporahardjo,  M. Si
,  pelatihan ini merupakan salah satu wujud pembinaan dan pengembangan kapasitas pemerintahan desa yang berbasis IT. Tujuannya meningkatkan pengetahuan aparat desa dan BPD Serta tokoh tokoh pemuda  dalam mengelola manajemen, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peserta agar memiliki kompetensi memadai dalam menyajikan informasi dan data yang benar menggunakan media teknologi.
Lebih lanjut, dijelaskan Supo, sasaran kegiatanPelatihan  ini adalah perangkat desa, Pemuda Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama serta  beberapa mantan  buruh Migran Desa Sumbersalak hal tersebut disebabkan banyaknya warga masyarakat sumbersalak yang menjadi TKI di Luar negeri  guna mempermudah berkomunikasi dengan beberapa pihak terkait terutama dengan keluarga yang ditinggalkan.
Selain itu, dia menegaskan Bahwa pengenalan dan penggunaan perangkat IT serta pengoperasian beberapa Aplikasi dasar. Peserta pelatihan juga diajak untuk mencari informasi di internet yang berkaitan dengan Industri Pertanian, Pendidikan, Pariwisata, dunia Usaha Kecil Menengah, dan mengenai Peternakan, Tegas pekerja sosial tersebut.


Dalam Pemaparannya  Dosen FISIP Universitas Jember  bapak Hermanto Rohman, S. Sos. MPA  selaku pemateri Menjelaskan, hadirnya Sistem Informasi desa berbasis teknologi menjadi salah satu pilihan paling pas dan tepat untuk mencapai tertib administrasi desa dan kelurahan. “Melalui sistem informasi berbasis komputer, harapannya informasi yang dihasilkan lebih akurat, berkualitas, dan tepat waktu, sehingga lebih efektif dan efisien,” jelasnya.
Dan diharapkan mampu meningkatkan kompetensi sumber daya manusia aparatur desa dalam menunjang tugas pokok dan fungsinya. Terutama dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, serta mempunyai keterampilan yang nantinya menentukan baik tidaknya manajemen data informasi di di tingkat.
 


Minggu, 07 Februari 2016

KKN UNEJ ADAKAN PENYULUHAN PEMBERANTASAN HAMA PADI DIDESA SUMBERSALAK

Demi menambah pengetahuan petani tentang pertanian, sejumlah mahasiswa yang melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jember mengadakan kegiatan penyuluhan yang bekerjasama dengan Pemerintah Desa Sumbersalak . Penyuluhan diselenggarakan pada hari Jum’at, 05 Februari 2016 bertempat di pendopo Balai desa  Sumbersalak . Tema yang diangkat adalah berkenaan Pengendalian Hama Tanaman padi untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman Padi. Dalam penyuluhan dibahas mengenai Pengolahan Pertanian Terpadu, Pengendalian Hama Tikus, dan Budidaya Tanaman Padi. Hal ini disampaikan dengan maksud agar pertanian desa dapat lebih berkembang. Serangan hama yang terus datang silih berganti pemicunya adalah pola tanam yang tidak serempak, dan lahan persawahan yang hanya dimanfaatkan untuk mananam padi secara terus menerus. Hadir dalam Sebagai Pembicara  Dosen Fakultas Pertanian Universitas Jember Bpak Nanang Tri Haryadi. Sp, MSc mengajak seluruh petani desa untuk sama-sama membudidayakan Padi dengan pemupukan secara organikk, karena dengan menanam padi secara organic maka hasil yang lebih optimal pada musim berikutnya.]\

Selain tanaman padi, tanaman Tembakau  yang merupakan tanaman budidaya desa Sumbersalak  pun memiliki masalahnya tersendiri. Serangan vektor kutu tepung yang mengakibatkan adanya penyakit cendawan jelaga yang bersifat saprofit. Bercak-bercak hitam yang menempel pada bagian atas daun mengakibatkan proses fotosintesis menjadi terhambat. Ketika proses fotosintesis sudah bermasalah, maka efek selanjutnya adalah pada pengakutan sari makanan dalam proses metabolisme tanaman menjadi terganggu. Sehingga pengendalian hama yang harus dilakukan adalah membasmi sumber penyakit, yaitu kutu tepung. Kutu tepung ini dapat diracun menggunakan insektisida yang disemprotkan pada tanaman, sehingga tanaman jeruk limau dapat terhindar dari penyakit cendawan jelaga yang merugikan.

Harapan kami atas segala proses pembelajaran bersama masyarakat desa Sumbersalak  selama ini, semoga kedepannya pertanian desa Sumbersalak  dapat terus berkembang serta mampu menjadi pemasok terbesar padi, dan tanaman lainnya untuk Kab. Jember dan sekitarnya. Tingkat kesejahteraan dan tingkat pendidikannya pun lebih meningkat dari hari demi harinya. (Iwan)


Senin, 01 Februari 2016

PROFILE DESA SUMBERSALAK

DESA SUMBERSALAK
PROFIL DESA WISATA SUMBERSALAK
1.                  
PENGANTAR

SUMBERSALAK yang terdiri dari kata Sumber yang berarti Sumber Mata Air dan Salak  artinya Buah salak, Menurut sejarah konon di Desa sumbersalak terdapat sumber mata air yang berada tepat di bawah Pohon Salak. Bahkan menurut cerita versi lain ada yang berpendapat bahwa “ SALAK “ diambil dari kata “ SELLAK ”(Bahasa Madura) yang artinya Berdesakan. Berarti Sumbersalak Adalah Sumbermata Air Yang berdesakan.    Pada kenyataanya desa Sumbersalak  banyak mata air yang muncul di sekitar sawah atau tepat lainnya dan terbesar adalah Mata air yang terdapat di Dusun Karang Anyar dan Dusun Juroju
Saat ini, desa Sumbersalak  adalah satu-satunya desa wisata yang ada di kabupaten Jember, propinsi Jawa Timur. Desa Sumbersalak  berada kurang lebih 6 kilometer sebelah Selatan ibukota kecamatan Ledokombo dan 30 kilometer sebelah Timur Kabupaten Jember . Di sebelah utara, berbatasan dengan desa Sumber Bulus dan Desa Sumberlesung, di sebelah selatan, dengan Kecamatan Silo, di sebelah timur dengan desa Hutan / Lereng Gung Raung, serta di sebelah barat dengan desa Suren. Luas wilayah desa Sumbersalak  adalah 148,35 hektar yang terdiri atas areal sawah seluas 110,16 hektar, areal pekarangan seluas 271,35 hektar, dan lainnya seluas 10,85 hektar. Jumlah penduduk desa Sumbersalak  adalah 3731 jiwa (per tahun 2006). Jumlah penduduk laki-laki sebanyak 1814 jiwa, sedangkan yang perempuan sebanyak 1818 jiwa. Sebagian besar penduduk bermata pencaharian sebagai petani.

2.                  
FASILITAS WISATA

OBJEK WISATA DI SEKITAR DESA SUMBERSALAK
1.       AIR TERJUN
Desa sumbersalak merupakan daerah pegunungan, secara geografis letak desa tersebut berada di lereng raung. dan kaya akan sumbermata air  dan beberapa air terjun yang  merupakan tempat wisata alam yang masing-masing akan memberikan kesan yang berbeda saat kamu mengunjunginya diantara air terjun tersebut adalah :
§  AIR TERJUN DAMAR WULAN I atau juga yang biasa disebut dengan niagara mini,  yang memiliki pemandangan indah dan bersih dan airnya sangat jernih karena bersumber dari mata air, air terjun ini memiliki bibir sungai yang sangat luas dan parawisatawan bisa mandi dan berenang disekitaran air terjun tersebut karena memiliki kedalam sekitar dua meter


§  AIR TERJUN DAMAR WULAN II para wisatawan hanya memerlukan berjalan sekitar 10 menit mencapai lokasi air terjun tersebut dari lokasi air terjun damarwulan pertama air terjun damarmuwalan ii memiliki ketinggia sekitar 15 meter diapit oleh beberapa tebing dari batu cadas. dan sangat bagus untuk dijadikan spot untuk berfoto selfie.


§  AIR TERJUN ANJASMORO adalah air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 20 meter ini menyuguhkan beberapa atraksi yakni air terjun yang bertingkat dengan menawarkan air terjunn yang jernih yang berasal dari sumber mata air langsung. air terjun  ini bisa menjadi spot foto untuk kamu yang punya hobi fotografi.
pusat informasi pariwisata untuk mengunjungi ketiga air terjun
iwan (085258882644)


2.       SUMBER MATA AIR
Kekayaan Desa Sumbersalak kian tak terelakan selain menyuguhkan atraksi beberapa Air terjun yang ada. Desa tersebut juga kaya akan sumberdaya alam yang tak ternilai harganya yakni terdapat banyaknya sumbermata air yang bermunculan seperti di sawah maupun diperkebunan. Saking banyaknya air jernih yang melimpah Irigasi sawahpun masyarakat menggunakan Air Minum..... hebat kan
3.       CAMPING GROUND

4.       PETILASAN DAMAR WULAN
Selain air terjun sumbersalak juga memiliki situs bersejarah yakni sebuah pohon godril/trembesi  yag sangat besar dan dibawahnya terdapat sebuah latar yang mirip dengan kuburan. Menurut cerita masyarakat sekitar bahwa lokasi tersebut dipercaya sebagai tempat kelahiran seorang tokoh ksatria dari kerajaan majapahit yakni damarwulan
5.       HUTAN PINUS
merupakan  salah satu destinasi wisata, tak hanya pinus, jenis pohon lain seperti mahoni dan kayu putih. juga dikelola sebagai salah satu tujuan wisata. hutan nan asri yang menarik perhatian banyak wisatawan, serta keberadaan masyarakat desa setempat yang mengelola getah pinus juga dijadikan sebagai destinasi wisata juga…suasana hutan pinus yang selalu disebut-sebut seperti hutan di forks atau kota-kota kecil lain di evergreen state dalam film hollywood menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta fotografi dan penggila selfie

6.       SELAMATAN DESA/BABAT DESA
kegiatan selamatan desa ini merupakan agenda tahunan desa sumbersalak biasanya dilaksanakan pertengahan bulan maulid nabi muhammad saw ada beberapa komponen selamatan desa adalah;
ü  LUDRUK
kesenian ludruk merupakan sebuah pertunjukan tradisional yang menghadirkan lakon/cerita pada zaman kerajaan di indonesia. pemain serta penabuh gending berpakaian tradisonal sebagaimama kerajaan zaman dulu. kesenian ludruk disumbersalak merupakan kegiatan tahunan sebagai tradisi selamatan sedekah bumi atau bersih desa di desa sumbersalak kecamatan ledokombo  yang setiap tahunnya dilaksanakan oleh masyarakat setempat.
ü  KERAPAN SAPI
tradisi karapan sapi. selama ini orang lebih banyak mengenalnya sebagai tradisi di pulau madura. namun, juga menghadirkan kerapan sapi sebagai rentetan babat desa atau selamatan desa yang dilaksanakan di desa sumbersalak. silahkan
ü  PANCAK SILAT
selain penampilan kedua menu wajib diatas. desa sumbersalak juga mengadakan pancak silat sebagaimana rentetan dari kegiatan babat desa
7.       KESENIAN TRADISIONAL RAKYAT
1.       Drumband Egrang
      permainan egrang sudah tidak asing lagi, meskipun diberbagai daerah di kenal dengan nama yang berbeda beda. saat ini juga sudahmulai sulit di temukan, baik di desa maupun di kota, tetapi permainan yang memebutuhkan konsentrasi dankeseimbangan ini di kombinasikan dengan peralatan musik modern yakni drumband. drumband egrang ini merupakan sebuah kombinasi dimana sebagaian besar para pemain memainkan musiknya diatas egrang. hal ini mempunyai daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang menontonnya.
2.       Janger
Teater Janger, merupakan pertunjukan rakyat yang sejenis dengan ketoprak dan ludruk. Pertunjukan ini hidup dan berkembang di wilayah Jawa Timur serta mempunyai lakon atau cerita yangdiambil dari kisah-kisah legenda maupun cerita rakyat lainnya. Selain itu juga sama-sama dilengkapi pentas, sound system, layar/ tirai, gamelan, tari-tarian dan lawak. Serta pembagian cerita dalam babak-babak yang dimulai dari setelah Isya hingga menjelang Subuh. Jika para wisatawan akan mengunjungi teater tersebut bisa berkunjung kedesa sumbersalak kecamatan Ledokombo
3.       Hadrah
Hadrah, merupakan salah satu dari sekian seni tradisi yang masih bertahan hingga kini. Berbagai perubahan yang mewarnai perjalanan hadrah menunjukan kecerdasannya dalam menghadapi setiap perubahan. Identifikasi sebagai karya seni bernuansa Arab - Islam melekat pada kesenian ini pada masa awal kemunculanya. Di desa sumbersalak terdapat banyak group hadrah yang masih eksis hingga kini, biasanya hadrah di mainkan pada acara acara tertentu, semisal walimahan, serta di acara peringatan Hari Besar Islam (PHBI) selain itu kesenian hadrah juga digunakan sebagai pengiring tamu tamu penting

4.       Can Macanan Kaddu’
Harimau Besar dari Karung Goni – Can Macanan Kaduk. Inilah seni tradisi di Jember yang masih dipertahankan sangat kuat oleh para pegiat komunitas kesenian. Tak ada yang bisa memastikan bagaimana dan kapan Can Macanan Kaduk hadir pertama kali di bumi Jember. Di Desa Sumbersalak kesenian can macanan Kaddu’ masih menjadi icon wisata, dimana can macanan Kadu’ masih digunakan ketika ada acara acara tertentu, seperti karnaval serta memeriahkan hajatan masyarakat.

8.       AGROWISATA
1.       Slada Air / Arnong
Masih di Desa Sumbersalak Kec. Ledokombo, yakni  Sayuran Khas Ledokombo yaitu Selada Air/Arnong dan Pakis  Kedua sayuran tersebut bisa dibawa pulang untuk sayuran di rumah untuk mendapatkan kedua sayuran tersebut anda harus mengeluarkan kocek diataranya 500 s/d 1000 Perikat, Murah kan...! dan Uniknya sayuran Arnong tersebut adanya hanya di Desa Sumbersalak, kemunkinan besar di desa desa se Kabupaten Jember Masih Belum di temui. Para wisatawan juga bisa melihat langsung mulai dari menanam hingga memanen dan proses pengikatan sayur tersebut
2.       Rumah Bibit
Rumah Bibit Merupakan kegiatan masyrakat yang mengoleksi beberarapa macam bibit untuk ditanam di sawah maupun di kebun. Banyak macam bibit yangtersedia diantara Bibit dari brokoli, terong, cabe, slada dan masih banyak koleksi lainnya. Banyak wisatawan yang mengunjungi rumah bibit ini hanya untuk melihat dan membeli sebagian dari jenis bibit tersebut.

3.       Perkebunan Pepaya
Layaknya di Malang yang terkenal dengan wisata apel, Desa Sumbersalak  layak disebut sebagai  dengan wisata pepaya.  Pemadanngannya bagus dan indah, selain itu ada banyak kebun papaya yang bisa dikunjungi oleh para wisatawan. Pepaya dari petani Sumbersalak, selain rasanya manis juga lebih renyak dan tahan lama. Hal ini berbeda dengan pepaya hasil produksi petani yang ada di daerah lainnya di Indonesia  dan sangat pantas wisatawan yang inggin merasakan memetik sendiri dan membawa papaya kerumah,”
4.        

9.       INDUSTRI WISATA
1.       Kampung Jamu
Sumbersalak sangat kaya akan spesies tanaman dan tumbuhan yang memiliki khasiat terhadap kesehatan. Ribuan spesies tumbuhan ada Di desa Tersebut dan di antaranya termasuk dalam tumbuhan yang berkhasiat. Beberapa  spesies telah dimanfaatkan oleh industri jamu tradisional. Dusun karang Anyar Desa Sumbersalak merupakan desa yang kondisi alam sekitarnya masih segar dan hijau serta menyimpan kekayaan tumbuhan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Terdapat banyak beberapa jamu yangsudah siap untuk disajikan kepada para wisatawan
2.      Centra pembuatan Tahu
Siapa sih yang gak tau tahu....! ya sebuah makanan tradisoinal yang keberadaannya hingga sekarang masih banyak yang mengkonsumsi makanan tersebut. Didesa Sumbersalak terdapat sebuah sentra usaha industri kecil Rakyat yang mengelola tahu. Jika para wisatawan ingin mengunjung pembuat tahu tersebut harus datang di sore hari, karena proses pembuatannya di mulai pada waktu tersebut. dan dapat belajar gimana cara pemoresannya dari awal hingga menjadi Tahu yang siap dikonsumsi
3.       Centra pembuatan Batu Bata
Batu-Bata Sumbersalak  Kecamatan Ledokombo  merupakan sentra industri kecil rakyat khususnya pembuatan batu bata merah yang merupakan bahan pokok pembangunan rumah / gedung / tembok dan lain-lain. Di Desa  warga desa yang mempunyai usaha pembuatan batu bata. Meskipun sudah ditemukan inovasi bahan pengganti batu bata dalam membuat dinding bangunan seperti Batako, tetapi sebagian besar masyarakat masih fanatik menggunakan batu bata. Para wisatawan bisa melihat langsung mulai dari proses pembuatan langsung hingga batu bata yang sudah jadi

4.      Centra Pembuatan Kusen Cor
Usaha kusen cor menjadi pilihan karena permintaan akan produk ini semakin meningkat. Harga kayu yang semakin lama semakin mahal membuat orang mencari alternatif lain dalam membuat kusen  rumah.Jadilah bahan cor semen menjadi pilihannya. Kusen cor memiliki kekuatan yang cukup baik, tahan lama dan anti rayap. Selain itu harga kusen cor relatif lebih murah jika dibandingkan dengan kusen dari kayu.Dari aspek artistik, kusen cor dapat didesain dari model sederhana sampai model yang mewah. Peluang usaha itulah yang saat ini dilakukan  SEBAGIAN DARI warga sumbersalak. Pariwisata bisa melihat dan mempraktekkan langsung pembuatan tatacara membuat kusen tersebut

5.       Centra Penggilingan pemecah  Batu
Jika para wisatawan akan mengunjungi centra Pemecah Batu dan akan mengetahui bagaimana proses pemecahan batu yang awalnya batu tersebut sebesar buah kelapa dan menjadi batu kecil kecil, maka datanglah ke desa sumbersalak disana parawisatawan akan diajari pengelolahan batu batu tersebut. batu yang sudah di pecah akan dikelola menjadi bahan dasar Bangunan

10.   KERAJINAN
1.       Centra Pembuatan Asbak
Sentra Pengrajin Asbak. Asbak Merupakan wadah uuntuk menampung kotoran rokok, Sumbersalak  merupakan salah satu pengrajin salah satu asbak tersebut. pagi para wisatawan yang menginfinkan untuk berkunjung keasalah satu pengrajin rokok tersebut bisa mengunjungi ke salah Salah satu keluarga perajin  Asbak  bernama Sugiman. Di rumahnya yang beralamat di desa dusun jarang anyar desa sumbersalak kecamatan ledokombo, Sugiman mendirikan sebuah bengkel pembuatan asbak bernama perusahaan Kriya Mandiri. Menurut Sugiman, proses pembuatan topeng melalui berbagai tahapan yang tidak terlalu rumit. Butuh keuletan dan konsentarasi. Hasil dari kerajinan asbak tersebut di pasarkan ke beberapa pasar di Indonesia diantaranya bali dan surabaya
2.       Ukiran (By Request)

3.                  
SARANA AKOMODASI
Untuk menyediakan pelayanan terhadap para pengunjung yang ingin menginap di desa wisata Sumbersalak , masyarakat setempat telah menyiapkan kediamannya untuk dijadikan kamar pondokan (home stay). Kamar-kamar pondokan ini telah memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Kawasan Wisata Belajar Ledokombo , selaku instansi yang membina. Tarif yang berlaku untuk menyewa kamar pondokan terbilang cukup murah.
Di bawah ini adalah data penduduk yang menyediakan kamar pondokan di desa
Sumbersalak .


4.                  
SARANA PENUNJANG
Bagi wisatawan yang menginap dan ingin menikmati kondisi desa wisata Sumbersalak  serta objek-objek yang berada di sekitarnya secara lebih leluasa, juga tersedia persewaan kendaraan berupa mobil, sepeda motor maupun sepeda biasa.


5.                  
PAKET WISATA