Selasa, 29 Maret 2016

LEN JHELENAN YUK.... NANG LEDOKOMBO

LEN JHELENAN YUK


  
Ke Jember....!! .....    Jangan hanya  ngunjungi pamandangan lautnya aja  dan jangan hanya nongkrong dipusat perkotaan aja. Nah, bagi kalian klo udah nyampek di kota suwar suwir ini  belum lengkap rasanya jika masih belum mengunjungi  Ledokombo... kecamatan yang berjarak 30 km ketimur dari pusat kota jember  ini menyuguhkan  atraksi alam yang sangat menarik.  Penasaran ...!!! Intip yuk,,, !    ada apa aja di Ledokombo... !




1.           TANOKER
Tanoker  tempat dimana pertemuan berbagai golongan dan berbagai latar belakang  (Golongan, ras, ethnis bangsa dab kelompok budaya ) dikelola untuk saling menguatkan demi menciptakan perdamaian keadilan dan kesejahteraan, khususnya untuk anak anak, generasi penerus bangsa, harapan dunia
            Tanoker Merupakan  kampung wisata belajar ledokombo yang telah dikunjungi para pendidik, seniman, akademisi, aktivis dan pemerhati sosial budaya dari berbagai penjuru. Dengan mereka kami terus berupaya mewujudkan kebaikan bersama, untuk tanah air tercinta dan untuk dunia yang lebih baik.
Untuk mengetahui tentang Tanoker silahkan Kunjungi www.tanoker.org  

2.          Pololumpur
Bermain olahraga polo air di kolam renang sudah biasa, tetapi yang satu ini bermain olahraga polo air di sebuah sawah yang digenangi air sehingga dipenuhi lumpur. Sehingga tidak heran, mereka yang bermain olahraga ini pasti akan kotor, karena baju yang digunakan terkena lumpur yang masih basah. Olahraga ini dimainkan di tengah areal persawahan. Ada daya tarik tersendiri bagi wisatawan


3.          AIR TERJUN DAMAR WULAN I
AIR TERJUN DAMAR WULAN I atau juga yang biasa disebut dengan niagara mini, Terletak di Desa Sumbersalak Kecamatan Ledokombo Kab. Jember 30 km ketimur dari Pusat Kota Jember. Air terjun ini  yang memiliki pemandangan indah dan bersih dan airnya sangat jernih karena bersumber dari mata air, air terjun ini memiliki bibir sungai yang sangat luas dan parawisatawan bisa mandi dan berenang disekitaran air terjun yang memiliki kedalaman 2 meter.  Dinamakan Air terjun damar Wulan konon menurut warga sekitar bahwa air terjun tersebut di tempati sebagai petilasan damar wulan dan dipercaya sebagai tempat bermadinya damar wulan.


4.          AIR TERJUN DAMAR WULAN II
AIR TERJUN DAMAR WULAN II para wisatawan hanya memerlukan berjalan sekitar 10 menit mencapai lokasi air terjun tersebut dari lokasi air terjun damarwulan pertama air terjun damarmuwalan ii memiliki ketinggia sekitar 15 meter diapit oleh beberapa tebing dari batu cadas. dan sangat bagus untuk dijadikan spot untuk berfoto selfie.

5.          AIR TERJUN ANJASMORO
Adalah air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 20 meter ini menyuguhkan beberapa atraksi yakni air terjun yang bertingkat dengan menawarkan air terjunn yang jernih yang berasal dari sumber mata air langsung. air terjun  ini bisa menjadi spot foto untuk kamu yang punya hobi fotografi. Dan memiliki kelebihan tersendiri diantaranya adalah air terjun yang memiliki beberapa tingkat, selain itu terdapat banyak sumber mata air disekeliling air terjun. Dan dikelilingi pepohonan yang sangat rindan.
6.          Air Terjun Antrokan
AIR TERJUN ANTROKAN  terletak di Desa Sumberlesung Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember Jawatimur. Lokasinya kurang lebih berjarak sekitar 27 km sebelah Timur kota Jember. Keindahan air terjun Antrokan ini  Sangat  dikenal oleh para wisatawan lokal, Air terjun Antrokan ini yang memiliki ketinggian 20 meter ini bersumber dari mata air yang mengalir dangat derasa melewati batuan. Di sekitar air terjun Antrokan ini biapit oleh beberapa persawahan yang sangat indah dan tersusun dengan rapi. Dan untuk menuju Air terjun ini  Tidak perlu khawatir karena sudah tersedia jalur trekking di dalamnya, meski medan yang akan dilewati tidak begitu sulit

7.          Air terujun sumber Gadung
Air terjun setinggi 20 meter dengan lebar 2  meter terbelah menjadi dua bagian yang letaknya berdampingan atau  pengunjung menyebutnyanya air terjun pengantin karena letaknya airnya berdampingan.   Terletak di Desa Slateng  40 Km dari Pusat Kota Jember ini memberikan daerah yang luas bagi pengunjung untuk menikmati curahan air yang sejuk dan alami, terdapat berepa perkebunan dan persawahan milik warga sekitar  Selain menikmati keindahan air terjun, pengunjung bisa menikmati keindahan Hutan Pinus Milik Perhutani Jember

8.       PETILASAN Damar Wulan
Selain air terjun Ledokombo juga memiliki situs bersejarah yakni sebuah pohon godril/trembesi  yag sangat besar dan dibawahnya terdapat sebuah latar yang mirip dengan kuburan. Menurut cerita masyarakat sekitar bahwa lokasi tersebut dipercaya sebagai tempat kelahiran seorang tokoh ksatria dari kerajaan majapahit yakni damarwulan

9.       TANOCRAFT
Nah ..... Jika kamu sudah puas  len Jhelenan nang Ledokombo , pasti ditanyain oleh olehnya.... ya...kan...!  mampir ditanocraf ledokombo, kamu bisa milih apa aja buat le olle di rumah... Tanocraft adalah hasil kerajinan kelompok ibu-ibu pengrajin Tanoker Ledokombo. Sebagian dari anggota Tanocraft adalah mantan buruh migran yang bekerja di Arab Saudi, Malaysia, dan Singapur. Mereka kini tak lagi merantau dan memutuskan untuk menetap di rumah sambil berkreasi membuat kerajinan. Terdapat 4 kelompok pengrajin di Tanocrat yang terdiri dari 2 kelompok jahit mesin dan 2 kelompok jahit tangan. Edelwais dan Damarwulan adalah kelompok jahit mesin, sedangkan D’ombo craft dan Ceria adalah kelompok jahit tangan.
Lebih lengkap tentang Tanocraft silahkan kunjungi www.craft.tanoker.org

10.    RIVER TUBING
Sebuah tempat wisata yang masih alami  di kawasan Desa Sumbersala Ledokombo yang bernama River  Tubing.  Wisata ini baru berkembang sekitar bebera bulan yang lalu, namun sudah mulai populer bagi penduduk di Jember  atau yang menyukai wisata ekstrim ini. Wisata River Tubing, bermakna berwisata menggunakan ban karet (ban dalam truk), dan menghanyutkan diri mengikuti aliran sungai.  Yakni Seorang wisatawan duduk di ban tersebut dan hanyut di aliran sungai. Pada prinsipnya, peserta tubing harus tenang, fun, dan tidak perlu panik.  Ada pemandu yang mengarahkan, memberi aba-aba, dan membantu setiap peserta tubing.  Setiap peserta akan didampingi seorang pemandu.River Bun Tabing ini di mulai  dario kawasan wisata Air Terjun Damar wula/ Litle Niagara
11.    KAMPOENG JAMOE
DesA Sumbersalak kecamatan Ledokombo  kini membangun wilayahnya sebagai kampung jamu Tradisional. Hal ini dilakukan untuk mendukung potensi wisata di daerah tersebut. Pasalnya, sebagaian besar penduduk di wilayah itu Adalah mantan Buruh Migran Indonesia atau biasa yang disebut Mantan TKI/TKW.  Selain itu  Karena di wilayah setempat tersedianya bahan bahan dasar untuk pemuatan jamu tradisional, yang mendukung sebagai bahan dasar pembuatan jamu tersebut.

Jumat, 25 Maret 2016

SAMPAIKAN IDE MELALUI TULISAN

PELATIHAN JURNALISTIK

SAMPAIKAN IDE MELALUI TULISAN..
Bag. 4

Pada pertemuan sebelumnya Jumat 18/03/2016 Team Redaksi Sumbersalak (TIRES) diajari Menulis berita oleh pemateri dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) yang dimulai dengan berita mengenai  diri sendiri . Pada pertemuan ke empat yang dilaksanakan di  Gedung Pertemuan Lt 2 Tanoker Ledokombo,   Tires di ajari untuk menulis berita yang terhubung langsung  internet dan langsung dihubungkan dengan website desa yang beralamat www.sumbersalak.desa.id ,


Renata Lingga, mengatakan kegiatan ini dilakukan demi mendorong minat baca dan kemampuan menulis bagi peserta Tires. Menurutnya, saat ini, pemuda  hanya mampu menyampaikan pendapatnya secara lisan  dan masih cenderung Pasif dalam menyampaikan pendapatnya secara tulisan

Dengan dilakukannya kegiatan pelatihan praktek ini, kami berharap para peserta terinspirasi untuk membuat membuat berita yang dikemas dalam bentuk tulisan , kata staff Tanoker ini

Pada pelatihan ini, admin website desa ini  menyampaikan materi tata cara memasukkan berita dalam bentuk file untuk dipostkan langsung kedalam website desa .

Renata  menambahkan, mengenai materi penulisan berita, juga turut mengimbau kepada peserta untuk berpikir kritis. Pasalnya, dalam kegiatan menulis harus dilandasi pikiran yang luas, pun sebagai seorang pewarta. Karena pada dasarnya, seorang pewarta yang baik harus profesional, beretika serta berwawasan.

Jadi ada baiknya untuk terus lebih banyak membaca dari sumber manapun. Karena itu akan melatih kita untuk dapat memiliki ide dan pemikiran nantinya, tutupnya.

 (Iwan)

Senin, 21 Maret 2016

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ajari Warga Menulis Berita



 
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Iraa Rachmawati,   menyampaikan materi seputar jurnalistik kepada  Team Redaksi Sumbersalak (TIRES) dalam kegiatan pengelolaan Website www.sumbersalak.desa.id di pendopo Desa Sumbersalak yang berlangsung pada hari Jum’at (18/03/2019).


Kegiatan yang dilaksanakan setiap Hari Jum’at ini  merupakan pertemuan ketiga dalam pelatihan Pengelolaan Website. Dalam pelatihan yang diikuti sebanyak 10 kru pengelola Website Sumbersalak, yang merupakan perwakilan dari 4 Dusun ini,  Tanoker Ledokombo sebagai fasilitaor Manghadirkan Iraa Rachmati dari Team AJI sebagai Pemateri.
Dalam penyampainnya Iraa yang juga Wartawan Online kompas.com ini mengatakan bahwa menulis itu jembatan untuk mencapai kesuksesan. Tidak sedikit orang sukses dan terkenal lantaran keahlian menulis yang dimiliki.
Selain itu, bagi sebagian penulis, menulis juga menjadi salah satu media pencurahan ide dan perasaan. Contoh sederhananya, dari tulisan diari misalnya, seorang individu akan merasa tenang.
Menulis itu sebuah praktik, bukan hanya teori jadi menulislah sekarang,  ujar Ira memotivasi peserta.


Usai mendapatkan materi dari narasumber, kemudian  peserta menjalani praktik praktek menulis yang dimulai dari diri sendiri, kemudian dilanjutkan latihan menulis berita yang ada di sekitar desa  salah satu berita mengeai potensi desa Sumbersalak yakni Air terjun Damar Wulan. (Iwan)

Sabtu, 12 Maret 2016

Pelatihan Pengelolaan Website Desa Sumbersalak





Pemerintah Desa Sumbersalak merupakan salah satu desa di kabupaten Jember yang mempunyai sistem infirmasi dan tekhnologi salah satunya mempunyai website desa yang beralamat www.sumbersalak.desa.id . yang bertujuan untuk  memberikan informasi kepada seluruh warga Sumbersalak Khususnya dan dan seluruh warga Indonesia pada umumnya. Antusiasme yang besar itu ditunjukkan dengan mulai banyaknya berita  dan beberapa potensi wisata yang diunggah ke website dan mulai lengkapnya informasi tentang Desa Sumbersalak.
Namun, kurangnya pengetahuan dari warga sumbersalak tentang pengelolaan website desa  Sumbersalak  menyebabkan website tersebut kurang tertata. Untuk meningkatkan pengetahuan, administrator website  berinisiatif melakukan pelatihan pengelola website Desa Sumbersalak bagi pemuda desa sumbersalak yang mempunyai loyalitas tinggi untuk memajukan desa sumbersalak. Yang di inisiasi oleh komunitas belajar Tanoker Ledokombo
Dalam pelatihan pengelolaan website desa yang dimulai pada tanggal 04 Maret 2016 tersebut, Pemdes Sumbersalak melibatkan beberapa  peserta yang terdiri dari dari masing dusun yang diwakili oleh dua orang peserta dengan jumlah peserta sebanyak  delapan peserta. Dan akan di teruskan setiap hari jum’at dalam setiap pertemuan.
Kegiatan pelatihan diawali dengan diskusi tentang perkenalan dari masing masing dusun dan dilanjutkan dengan tekhnik dasar pembuatan berita. Hadir dalam diskusi tersebut Renata Lingga  yang merupakan satu satunya administrator Website desa, kemudian Mufti achmad selaku Anggota dari divisi Sosial Dan Politik dari Komunitas Tanoker Ledokombo
Diskusi tersebut sengaja dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan Sistem Informasi Desa (SID) sebagai bentuk implementasi UU Desa. Diskusi ini juga dimaksudkan untuk memperkuat pemahaman Pemdes yang hadir dalam mengelola pembangunan desanya. (Iwan)


KOMUNITAS TANOKER FASILITASI PELATIHAN SISTEM INFORMASI DI DESA SUMBERSALAK



Iwanjoyo.blogspot.com - Penguasaan informasi dan teknologi menjadi sesuatu yang mutlak dikuasai secara maksimal. Dan sangat membantu  banyak bagi petugas di pemerintahan desa/kelurahan yang menjadi ujung tombak, mulai dari hal-hal bersifat administrasi data, informasi, surat menyurat, hingga pelayanan publik.


Bertempat di Pendopo Balai Desa Sumbersalak Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember, puluhan staf perangkat Desa, BPD serta masyarakat dari berbagai elemen mengikuti Pelatihan Pengenalan Teknologi Informasi. Pelatihan tersebut dibuka oleh Kepala Desa Sumbersalak Abdul Haki  dan Direktur Komunitas Belajar Tanoker Ledokombo Dr. Ir. Suporahardjo, M.Si  dalam pembukaan acara yang digelar pada Hari Sabtu, 12 Maret 2016 tersebut, serta  Bapak Hermanto Rohman, S. Sos. MPA  dosen Fisip Unej sebagai pemateri dalam acara pelatihan tersebut Dalam kesempatan itu Kepala Desa Sumbersalak Abdul Haki menyampaikan, bahwa sosialisasi perkembangan Komunikasi dan Informasi merupakan suatu hal yang harus diberikan kepada masyarakat secara berkesinambungan, agar masyarakat tahu akan segala manfaat yang bisa didapatkan didalamnya, dan  dapat digunakan sebagai sumber inspirasi dan informasi menyangkut dunia usaha yang digelutinya, dan sudah barang tentu juga agar masyarakat dapat mengikuti perkembangan jaman yang telah sedemikian pesat. “ apalagi di Indonesia, Teknologi informasi dan komunikasi merupakan salah satu dari enam bidang fokus utama pengembangan Iptek, selain bidang ketahanan pangan, Sumber energi terbarukan, teknologi dan manajemen transportasi, teknologi pertahanan, dan teknologi kesehatan obat obatan. “ pungkasnya.


Sementara itu, menurut Direktur Tanoker Dr.Ir Suporahardjo,  M. Si
,  pelatihan ini merupakan salah satu wujud pembinaan dan pengembangan kapasitas pemerintahan desa yang berbasis IT. Tujuannya meningkatkan pengetahuan aparat desa dan BPD Serta tokoh tokoh pemuda  dalam mengelola manajemen, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peserta agar memiliki kompetensi memadai dalam menyajikan informasi dan data yang benar menggunakan media teknologi.
Lebih lanjut, dijelaskan Supo, sasaran kegiatanPelatihan  ini adalah perangkat desa, Pemuda Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama serta  beberapa mantan  buruh Migran Desa Sumbersalak hal tersebut disebabkan banyaknya warga masyarakat sumbersalak yang menjadi TKI di Luar negeri  guna mempermudah berkomunikasi dengan beberapa pihak terkait terutama dengan keluarga yang ditinggalkan.
Selain itu, dia menegaskan Bahwa pengenalan dan penggunaan perangkat IT serta pengoperasian beberapa Aplikasi dasar. Peserta pelatihan juga diajak untuk mencari informasi di internet yang berkaitan dengan Industri Pertanian, Pendidikan, Pariwisata, dunia Usaha Kecil Menengah, dan mengenai Peternakan, Tegas pekerja sosial tersebut.


Dalam Pemaparannya  Dosen FISIP Universitas Jember  bapak Hermanto Rohman, S. Sos. MPA  selaku pemateri Menjelaskan, hadirnya Sistem Informasi desa berbasis teknologi menjadi salah satu pilihan paling pas dan tepat untuk mencapai tertib administrasi desa dan kelurahan. “Melalui sistem informasi berbasis komputer, harapannya informasi yang dihasilkan lebih akurat, berkualitas, dan tepat waktu, sehingga lebih efektif dan efisien,” jelasnya.
Dan diharapkan mampu meningkatkan kompetensi sumber daya manusia aparatur desa dalam menunjang tugas pokok dan fungsinya. Terutama dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, serta mempunyai keterampilan yang nantinya menentukan baik tidaknya manajemen data informasi di di tingkat.